Yuvenil

4 Hal Penting Pada Perawatan Bayi Baru Lahir

Memiliki seorang bayi adalah hal paling membahagiakan bagi sebagian besar orang, apalagi bagi pasangan baru. Ketika sudah mendekati hari perkiraan lahiran, para ibu terutama ibu baru pasti cemas. Ini merupakan pengalaman baru untuk mereka.

Selain memikirkan bagaimana proses melahirkan, daftar perlengkapan bayi dan jumlahnya , seringkali Bunda juga bingung seperti apa perawatan bayi baru lahir.

perawatan-bayi-baru-lahir
Perawatan Bayi Baru Lahir

Cara merawat newborn baby tidak semudah yang dikira. Bunda harus banyak bertanya kepada orang tua atau teman yang sudah berpengalaman. Ditambah dengan memperbanyak informasi baik dari buku maupun internet. Itu karena bayi sangat ringkih dan sensitif. Jika tidak hati-hati maka akan fatal akibatnya.

Berikut ini beberapa perawatan bayi baru lahir yang Bunda harus tahu:

Cara Merawat Bayi Baru Lahir

1. Cara Bedong Bayi

cara-bedong-bayi
Cara Bedong Bayi

Cara bedong bayi harus Bunda pelajari karena ini akan dipraktekkan ketika bayi lahir nanti. Kondisi bayi baru lahir biasanya masih mudah kedinginan. Oleh karena itu harus dipakaikan bedong. Ini merupakan salah satu perawatan bayi baru lahir yang jarang terlewat.

Bedong bayi dilakukan agar kaki bayi lurus serta bayi merasa nyaman dan hangat. Cara membedong bayi bagi ibu-ibu muda yang baru mempunyai bayi dan belum cekatan memang seringkali menyulitkan. Maklum tangannya belum terbiasa dan masih kaku. Itu karena kehati-hatian sang ibu merawat anaknya, dan wajar memang.

Bayi yang baru lahir memang seringkali merasakan refleks moro atau gerakan kejut. Nah, manfaat bayi di bedong selain menghangatkan buah hati anda di masa pertama kehidupannya, bedong juga berguna untuk menenangkan bayi dari refleks moro tersebut.

Bedong bayi juga berguna untuk menjaga tangan bayi agar kuku tidak melukai wajahnya. Biasanya tugas para nenek lah yang mengajarkan bagaimana cara membedong bayi,
namun saat ini rumah sakit atau bidan tempat anda melahirkan pun akan bersedia mengajarkannya.

Banyak ibu bertanya, sampai umur berapa bayi pakai bedong? Biasanya 1-2 bulan bayi dibedong. Perawatan bayi baru lahir seperti bedong ini dilakukan karena bayi tidak bisa langsung beradaptasi dengan lingkungannya dan membutuhkan waktu.

Tradisi membedong ini juga berguna untuk membantu bayi menyesuaikan diri, bedong akan membuat bayi terasa hangat seperti di rahim, juga akan melindungi bayi dari suara bising dunia luar.

Memang banyak sekali manfaat dari membedong bayi ini. tapi hati-hati, salah-salah malah bisa jadi bahaya untuk si kecil apabila anda tidak mempelajari cara membedong bayi dengan benar.
Bagi anda yang belum bisa membedong, artikel ini akan mengulas cara membedong bayi dengan benar.

Pertama siapkan kain bedong bayi segi empat. Lipat kecil salah satu ujungnya untuk tempat kepala, kemudian taruh bayi dengan posisi kepala diatas kain yang dilipat tersebut. Lalu lipat kain sebelah kanan ke tubuh bayi hingga membungkus tubuhnya, lakukan pula pada sisi kiri kain. Terakhir lipat sisa kain di kaki bayi ke tubuh bagian belakang. Mudah bukan?

Namun ada hal yang harus anda perhatikan. Menangis adalah satu-satunya cara yang dilakukan bayi untuk menyampaikan pada kita bahwa ia butuh sesuatu. Maka dari itu pertama, jangan membedong bayi terlalu kencang, jangan membedong bayi saat ia merasa lapar atau ketika ia harus mengganti popok.

Baca juga:  Yuk Ajarkan Cara Menggosok Gigi yang Benar pada Anak !

Kedua, jangan sepanjang waktu dilakukan karena bayi juga membutuhkan gerak untuk pertumbuhannya. Ketiga, karena bedong membuat bayi cepat tertidur, jangan pula sepanjang waktu membedongnya karena ia membutuhkan waktu untuk minum susu cukup banyak yaitu 8-12 kali dalam sehari.

Keempat, bayi butuh menempel dengan kulit ibu nya untuk menyesuaikan suhu. Nah boleh saja anda mengikuti cara membedong bayi, tapi jangan pula melupakan hal-hal lain yang harus diperhatikan.

2. Cara Membersihkan Telinga Bayi

cara-membersihkan-telinga-bay
Cara Membersihkan Telinga Bayi

Perawatan bayi baru lahir berikutnya adalah membersihkan telinga bayi. Cara membersihkan telinga bayi memang berbeda sehingga tidak bisa sembarangan. Langkah membersihkan telinga yang salah inilah yang akan menyebabkan terjadinya gangguan pada organ telinga.
Salah satu gangguan telinga pada bayi yang banyak dialami adalah:

a.Gangguan telinga bagian dalam
b. Gangguan telinga bagian luar

Untuk menentukan gangguan telinga yang dialami oleh seorang bayi ini membutuhkan diagnosa yang akurat. Uji diagnosa dilakukan dengan bantuan tenaga medis berupa dokter bagian THT.
Gangguan telinga pada bayi yang dapat diatasi dengan pengobatan pribadi merupakan gangguan telingan bagian luar. Sedangkan untuk gangguan telinga bagian dalam ini menggunakan bantuan pengobatan seorang dokter.

Penyakit telinga bagian dalam ini jika dialami oleh bayi dalam waktu yang lama akan beresiko untuk terjadinya penyakit tuli secara permanen sehingga anda selaku orang tua harus cukup tahu tentang cara mengatasi gangguan telinga. Salah satu gangguan telinga adalah otitis media akut, otitis eksterna dan otitis media kronis dengan efusi.

Cara membersihkan telinga bayi:

Cara pertama yang paling mudah dilakukan oleh orangtua untuk mengatasi gangguan telinga pada bayi yaitu dengan cara membersihkan telinga yang baik. Berikut langkah-langkahnya:

Membersihkan telinga pada bayi dengan menggunakan bahan cotton bud (lidi kapas) yang sebelumnya perlu dicelupkan dalam cairan perhidrol atau yang biasa dikenal dengan fenolgliserin.
Dengan upaya pencelupan ini maka diharapkan mampu membuat bahan cotton bud ini menjadi steril dari berbagai bakteri yang menyebabkan infeksi pada bagian telinga bayi anda.

Khusus untuk membersihkan bagian telinga dari penumpukkan serumen dapat dilakukan dengan meneteskan terlebih dahulu cairan perhidrol (H202 3%) ke dalam rongga telinga bayi anda.
Setelah ditetesi cairan tersebut maka diamkan beberapa saat cairan tersebut agar telinga bagian ujungnya menjadi lunak.

Langkah ini perlu anda lakukan secara kontinyu untuk kesehatan organ pendengaran bayi anda.

3. Perawatan Kulit Bayi

perawatan-kulit-bayi
Perawatan Kulit Bayi

Begini cara merawat kulit bayi usia 0 6 bulan. Ketika bayi terlahir ke dunia, masalah yang sering terjadi ada pada kulitnya. Karenanya, ibu perlu ekstra hati-hati dan mengetahui cara merawat kulit bayi. Kulit si kecil yang sensitif dan super lembut ini.
Kulitnya memang lembut, tapi amat mudah rentan terhadap perubahan suhu, kekeringan dan infeksi. Untuk menjaga perawatan kulit bayi agar tetap sehat dan lembut, ibu perlu memandikannya dengan rutin.

Saat si kecil baru beberapa hari terlahir ke dunia, ibu tak perlu repot memandikannya setiap hari. Yang penting baginya adalah kulitnya bersih. Jadi bukan pada seringnya terkena air saat mandi namun pada seberapa bersih kulitnya.

Baca juga:  8 Kado Untuk Ibu Melahirkan Yang Bermanfaat

Saat memandikannya, jangan terlalu sering menggunakan sabun, meskipun sabun tersebut adalah sabun khusus untuk bayi. Hal tersebut berlaku untuk bayi usia satu-dua bulan pertama. Lebih baik, gunakanlah minyak zaitun atau baby oil.

Saat bayi telah dimandikan, segera bungkus tubuhnya dengan handuk dan bersihkan kulit bayi pada area lipatan-lipatan yang rawan terhadap iritasi. Penggunaan minyak zaitun dan baby oil dapat mencegah iritasi tersebut.
Mandi, membersihkan kulitnya sudah dilakukan, saatnya ibu memilih baju yang tepat untuk kulitnya. Pakailah baju atau popok yang berbahan katun yang mampu menyerap keringat.

Untuk kesehatan umum dan perawatan kulit bayi, Anda dapat melakukan pemijatan dengan menggunakan minyak zaitun atau baby oil lainnya yang sekiranya tidak menimbulkan iritasi pada kulitnya yang masih sensitif.

Nah, itu dia soal perawatan bayi baru lahir masalah kulit. Dengan Bunda tahu cara merawat bayi yang benar dan sehat, bayi akan tumbuh dengan optimal.

Penanganan Bayi Baru Lahir

Penyakit Kuning pada Bayi

penyakit-kuning-pada-bayi
Penyakit Kuning pada Bayi

Penyakit kuning pada bayi kerap dialami ketika terlahir ke dunia. Oleh karena itu perlu penanganan yang tepat agar bayi cepat sembuh. Penyebab bayi kuning adalah lantaran kadar pigmen (bilirubin) tidak cocok rhesus dan golongan darah diantara bayi dengan si ibu. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh organ hati bayi yang belum berfungsi optimal.

Jika kondisi kadar bilirubin pada bayi ini tinggi, bisa dilakukan upaya fototerapi dengan sinar bluelight. Melalui proses penyinaran itu, sirkulasi perpindahan kadar bilirubin di dalam darah bisa membuatnya lancar.

Ketika fototerapi ini digunakan, bayi musti dalam keadaan telanjang dan berada di sebuah tempat untuk kemudian dilakukan upaya penyinaran. Ketika dilakukan upaya penyinaran, biasanya mata bayi akan diberikan sebuah penutup warna gelap. Agar apa? Ini dilakukan agar sinar warna biru pada fototerapi tidak secara langsung menerpa dan mengganggu matanya.

Akan tetapi, jika bilirubin itu telah masuk tahap yang membahayakan, maka sebaiknya si kecil segera ditransfusi darah. Tentu dengan kadar yang sebelumnya sudah dilakukan percobaan dan uji silang.

Nah, apabila kadar bilirubin ternyata tak terlalu tinggi, bisa juga bunda memberikan air susu ibu (ASI) secara sering. Aktivitas ini tentu akan begitu membantu (bayi kuning) memperlancar adanya proses perpindahan kadar bilirubin masuk ke sel hati si kecil.

Juga, lakukan hal lain seperti menjemur bayi anda dalam waktu sekitar 15-30 menit, di kisaran waktu antara pukul 07.00 – 09.00 pagi. Ini penting dilakukan secara rutin agar bayi bunda dalam kondisi hangat dan berangsur sehat. Dengan upaya penanganan bayi baru lahir yang tepat, semoga kuning pada bayi dapat segera disembuhkan.

Kesimpulan

tips-merawat-bayi-baru-lahir
tips merawat bayi baru lahir

Pengetahuan tentang perawatan bayi baru lahir perlu Bunda dan keluarga ketahui. cara merawat bayi sehari hari, cara merawat bayi yang benar dan sehat, kebiasaannya adalah hal baru bagi Bunda yang akan melahirkan bayi.

Dengan berbekal ilmu, Bunda tidak akan panik atau bingung ketika harus merawat bayi sendirian.
Semoga tips merawat bayi baru lahir tadi bermanfaat bagi Bunda dalam mengasuh si kecil di tahun pertamanya.

Bagikan
, , , , , , , , ,

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *