Yuvenil

Permainan Kegiatan di Rumah yang Mudah Dipraktekkan

Menyediakan permainan kegiatan di rumah untuk balita sebenarnya merupakan satu kegiatan yang harus Bunda pertimbangkan.
Alasan utamanya adalah karena permainan anak itu penting dilakukan untuk mempelajari banyak hal lain bersama Bunda sebagai pembimbing utamanya.
Selain itu permainan seru dirumah juga dapat menstimulus saraf motorik dan sensorik balita, apalagi di masa emas pertumbuhannya.

permainan-kegiatan-di-rumah
Permainan Kegiatan di Rumah

Ruangan Bermain Anak di Rumah

Untuk melakukan permainan kegiatan di rumah, sebaiknya Bunda menyiapkan ruangan bermain anak di rumah.
Tidak perlu luas dan mewah, tetapi dengan ide kreatif anda sebagai ibu, tempat di rumah yang jarang dimanfaatkan bisa digunakan sebagai ruangan bermain anak di rumah.
Berikut adalah ide yang bisa digunakan sebagai ruang anak:

1. Kamar Bermain Anak

kamar-bermain-anak
Kamar Bermain Anak

Kamar bermain anak ini jika dilihat dari sudut pandang balita, bisa dikatakan sebagai wonderland karena di dalamnya sudah ada berbagai macam mainan untuk ia gunakan.

Bagi Bunda, ruangan ini cukup membantu karena rumah tidak akan menjadi berantakan dengan adanya mainan anak di mana-mana. Dan bagi anak, ruangan ini bisa menjadi surga mereka. Mereka bisa melakukan permainan kegiatan di rumah untuk mengembangkan kreatifitas dan mencari hiburan dengan berada di ruangan tersebut.

Pastikan saja bahwa Bunda sudah mendesain ruangan bermain ini dengan aman dan nyaman. Jangan sampai ada barang yang bisa membuat balita terluka saat bermain.
Usahakan semua sudut ruangan dilengkapi busa halus. Jadi Bunda bisa dengan leluasa dan merasa tidak was-was ketika tahu anak bermain di ruangan bermain.

Agar kamar bermain anak lebih menarik, Bunda juga bisa mendirikan tenda anak dengan gambar dan bentuk yang lucu. Dijamin anak akan betah di rumah.

2.Tempat Belajar Anak

tempat-belajar-anak
Tempat Belajar Anak

Ruang bermain juga bisa digunakan sebagai tempat belajar anak saat anak anda belum cukup umur untuk masuk sekolah.
Ruang belajar sederhana bisa anda siapkan untuk balita anda. Tidak harus dengan peralatan yang mewah, tetapi dengan fasilitas yang sederhana pun bisa. Yang penting adalah fungsinya.

Untuk anak dengan usia dini, tentu saja cara belajar terbaik dan paling efektif adalah sambil bermain menggunakan berbagai macam media permainan. Contohnya, buah hati Bunda bisa belajar tentang warna dengan media krayon, kertas atau buku mewarnai.

Selain itu, dengan meletakkan berbagai macam dekorasi angka di ruang bermain, anak jadi bisa bermain tentang angka dan juga berhitung.
Hal yang sama juga bisa ditemukan dalam dekorasi atau media permainan berbentuk huruf. Ini adalah beberapa contoh permainan anak yang mendidik.

Satu hal yang harus Bunda hindari untuk permainan kegiatan di rumah adalah menyediakan video game di dalam kamar bermain anak. Walaupun video game bisa dikategorikan sebagai mainan, namun, sangat tidak disarankan bagi balita untuk dikenalkan pada video game sejak dini. Alasannya, saya yakin Bunda semua sudah tahu mengapa.

3. Ruang Mainan Anak

ruang-mainan-anak
Ruang Mainan Anak

Saat ada saudara atau teman sebaya anak Bunda yang datang ke rumah, ruang mainan anak bisa menjadi ruangan yang tepat untuk anak bersosialisasi dengan teman sebayanya. Tentunya dengan cara yang mereka sukai.

Mereka bisa menghabiskan waktu bersama dengan melakukan permainan seru dirumah, tentunya dalam pengawasan Bunda sebagai orang tua.

Untuk membuat ruang bermain menjadi lebih nyaman, Bunda bisa menambahkan karpet busa di lantai ruangan tersebut. Lantai ini juga bisa membuat Bunda merasa lebih tenang dalam membiarkan anak bermain di sana bersama teman sebayanya.

Baca juga:  Panduan Merawat Bayi Baru Lahir PDF

Permainan di Dalam Rumah

Disaat musim hujan ataupun masa pandemi seperti sekarang, tentu sangat tidak mungkin untuk balita bermain di luar rumah. Karena itulah ada baiknya jika Bunda menyiapkan berbagai macam permainan di dalam rumah yang bisa dilakukan bersama dengan balita anda sehingga mereka tidak akan merasa bosan walaupun tidak bisa bermain diluar untuk sementara.

game-seru-untuk-anak
Game Seru Untuk Anak

Bunda bisa melibatkan balita dengan kakak-kakaknya untuk melakukan permainan yang seru di rumah. Namun sebagai ibu pasti bertanya-tanya, mainan apa yang tidak membosankan?
Berikut beberapa ide permainan indoor yang menarik untuk anak yang bisa dicoba di rumah:

1. Permainan Voli Kaki

Ide permainan kegiatan di rumah yang pertama adalah permainan voli dengan menggunakan kaki. Tentu saja, karena permainan anak ini dilakukan di dalam ruangan, bola yang digunakan juga berbeda sehingga lebih aman untuk dimainkan di dalam ruangan tanpa harus merasa khawatir terjadi kerusakan pada perabot rumah dan sebagainya.

Akan lebih menyenangkan jika jenis bola yang digunakan terbuat dari balon. Ide utama permainannya cukup sama dengan voli pada umumnya tetapi tidak menggunakan tangan melainkan kaki.

Permainan yang seru di rumah ini bisa dimainkan oleh 2 atau 4 orang sekaligus. Jangan lupa buat net dengan menggunakan tali. Jika Bunda tidak bisa menemukan net, bukan masalah besar. Bunda bisa memainkan permainan ini bahkan tanpa net.

Bagaimana caranya? Buatlah bola dari balon, kemudian tendang-tendanglah bola ke udara. Usahakan agar balon tidak menyentuh lantai. Jika Bunda bisa mengoper bola ke anak, lakukanlah. Jika tidak bisa, Bunda dan balita bisa bergantian melakukan tendangan-tendangan ini.

Hitunglah berapa banyak Bunda dan balita bisa menendang bola sampai bola jatuh ke lantai. Yang lebih banyak keluar sebagai pemenang. Tentunya, Bunda harus mengalah pada anak bukan?

2. Permainan Sepak Bola Meja

Satu lagi games untuk anak yang bisa dilakukan di dalam ruangan menggunakan bola adalah permainan sepak bola meja. Permainan ini bisa dilakukan oleh 2 orang.

Caranya sangatlah mudah. Bunda hanya perlu menyiapkan sebuah meja, bola pingpong atau bola kecil lain yang ringan, dua buah sedotan, dan juga sesuatu yang bisa digunakan sebagai gawang.

Aturan permainannya adalah siapa saja yang bisa memasukkan bola lebih banyak dengan cara ditiup ke dalam gawang akan menjadi pemenangnya. Jadi satu orang akan meniup bola dan mengarahkan ke gawang sementara orang yang lain berusaha menahan laju bola agar tidak masuk gawang.

Lakukan hal ini bergantian namun jangan sampai Bunda atau anak kehabisan nafas karena terlalu bersemangat meniup bola.

3. Belajar Menggambar dan Mewarnai

menggambar-dalam-tim
Belajar Menggambar dan Mewarnai

Permainan kegiatan di rumah lain yang sangat menarik untuk dilakukan adalah belajar menggambar dan mewarnai dalam tim. Untuk permainan ini, Bunda hanya membutuhkan beberapa buah spidol dengan berbagai warna dan juga kertas untuk menggambar.

Cara bermainnya adalah dengan memberikan setiap pemain sebuah spidol dengan warna berbeda lalu menentukan urutan siapa yang akan menggambar terlebih dahulu. Setiap pemain hanya diperbolehkan untuk menggambar satu objek saja secara berurutan.

Biasanya, saat tak ada lagi tempat tersisa untuk menggambar di dalam kertas yang anda sediakan, hasil yang terlihat akan sangat unik atau lucu. Permainan kerjasama kelompok ini sangat menyenangkan dilakukan bersama-sama.

4. Kegiatan Aturan Bermain di Rumah

Ada baiknya orang tua mengajarkan kegiatan aturan bermain di rumah. Dengan adanya aturan-aturan dalam bermain seperti membereskan mainannya kembali, itu akan melatih tanggung jawab anak. Berikut kegiatan aturan bermain di rumah yang bisa Bunda ajarkan kepada anak:

Apa Manfaat Mengembalikan Mainan ke Tempat Semula?

Apa-manfaat-mengembalikan-mainan-ke-tempat-semula
Manfaat Mengembalikan Mainan ke Tempat Semula

Itulah yang harus Bunda ajarkan sebagai ibu kepada balita anda sejak dini. Anak harus diajarkan tanggung jawab agar mau membereskan mainannya sendiri.

Jika Bunda mempunyai beberapa balita kecil dan mereka suka bermain dengan mainan mereka, tentu Bunda pernah menemukan betapa berantakannya ruangan di rumah karena berbagai macam mainan tersebar di sana-sini setelah mereka bermain.

Baca juga:  Kumpulan Mpasi 6 Bulan yang Simple, Bisa Jadi Inspirasi Bunda di Rumah!

Hal semacam ini tentunya harus diatasi dengan bijak dengan cara mengajari balita untuk membereskan mainan setelah mereka gunakan. Jika Bunda mengalami kesulitan dalam hal semacam ini, berikut beberapa cara mudah mengajarkan anak membereskan mainannya:

1. Ciptakan Suasana Yang Menyenangkan

Saat Bunda merasa lelah dan melihat rumah berantakan karena ada mainan anak di mana-mana, bukan berarti Bunda boleh menjadi marah lalu menyuruh anak membereskan mainan dengan perintah yang keras atau bahkan bentakan.

Cara semacam itu tidak akan efektif sehingga balita anda tidak akan mempelajari sesuatu. Ingatlah bahwa cara yang cenderung kasar atau keras malah akan menimbulkan sikap membangkang pada anak. Tentunya Bunda tidak ingin ini terjadi bukan.

Setiap Bunda ingin anak untuk membereskan mainannya, lebih baik jika Bunda menciptakan suasana yang menyenangkan dan juga tidak menggunakan kalimat perintah yang tidak sesuai untuk psikologi anak.

Jika Bunda kreatif, Bunda bisa membuat kegiatan beres-beres ini menjadi sebuah permainan anak kecil yang menyenangkan. Lalu Bunda bisa memberikan reward kepada anak jika dia bisa membereskan mainan dalam 50 hitungan.

Tidak rugi bukan jika balita Bunda bisa menjadi mandiri dan rajin dengan upah reward yang sederhana seperti memasakkan makanan kesukaan mereka?

2. Sediakan Tempat Khusus Dengan Desain Yang Lucu

Cara lain yang patut dicoba adalah dengan menyediakan wadah mainan anak seperti box atau kontainer untuk menyimpan semua mainan anak. Akan lebih baik lagi jika tempat menyimpan mainan anak tersebut juga dilengkapi dengan desain unik yang lucu yang disukai oleh balita.

Percaya atau tidak, cara semacam ini cenderung efektif karena akan membuat balita merasa tertarik untuk selalu meletakkan semua mainan yang dimainkan ke dalam box yang sudah Bunda sediakan.

Pada saat melakukannya, anak tidak merasa sedang beres-beres melainkan kelanjutan dari permainan yang seru di rumah tadi. Selama hal itu baik, tidak ada gunanya untuk khawatir bukan?

3. Ikut Serta Dalam Merapikan Mainan Balita Anda

Satu hal yang sangat efektif dalam mengajari balita Bunda membereskan mainan mereka adalah ikut serta setiap kali anak hendak membereskan mainan sehabis dia gunakan.

Cara semacam ini mungkin tidak pernah terpikir oleh Bunda sebelumnya. Akan tetapi, cara semacam ini akan membuat anak merasa lebih semangat dalam melakukan sesuatu yang sebenarnya adalah tanggung jawabnya.

Selain itu, ini juga merupakan cara yang bisa dilakukan untuk mengajari balita Bunda dengan nilai saling membantu.

Kesimpulan

permainan-di-dalam-rumah
Permainan di Dalam Rumah

Permainan kegiatan di rumah sangat mudah dilakukan. Ada banyak manfaat jika Bunda meluangkan waktu bersama balita untuk melakukan permainan di dalam rumah.
Selain mempererat kualitas hubungan ibu dan anak, hal ini juga bisa melatih kreatifitas, menghindarkan dari gadget yang berlebihan dan masih banyak lagi.

Permainan yang seru di rumah bisa menjadi menarik dan tidak membosankan. Jika Bunda kreatif dan mengeluarkan banyak ide permainan anak, maka akan tercipta permainan indoor yang menarik, permainan kerjasama kelompok, games untuk anak, permainan anak yang mendidik dan permainan kreativitas.

Jika Bunda bingung, bisa mencari banyak referensi dari internet, salah satunya dengan artikel ini. Bunda juga harus meluangkan waktu untuk bermain bersama si kecil. Dengan begitu quality time bersama si kecil juga bisa terpenuhi. Anak pun akan senang dengan kehadiran kita sebagai Bundanya.

Dan jangan lupa, setelah puas bermain, ajaklah anak anda bersama-sama memberekan mainannya. Hal itu bisa melatih rasa tanggung jawab anak.
Bagaimana, sangat seru bukan menyiapkan permainan seru dirumah. Selamat mencobanya di rumah!

Baca juga ya daftar perlengkapan bayi baru lahir dan jumlahnya.

Bagikan
, , , , , , , , , , , ,

4 komentar untuk “Permainan Kegiatan di Rumah yang Mudah Dipraktekkan”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.