Yuvenil

Masuk
  • 00
  • 00
  • 00
  • 00

Dapatkan kode kupon DISKON 10%

Klik di Sini

Dapatkan Diskon 10% dengan memasukan kode kupon: "WELCOME10" saat pembayaran

Selengkapnya

Ketentuan Promo Kode Kupon WELCOME10

1. Kode kupon ‘WELCOME10” adalah diskon 10% untuk pembelian pertama.
2. Kode kupon berlaku sekali pemakaian untuk setiap pengguna.
3. Kode kupon tidak bisa digunakan berbarengan dengan kode kupon lainnya.
4. Kode kupon tidak berlaku untuk produk yang sedang Sale
5. Kupon hanya berlaku jika tidak ada produk yang sedang Sale di dalam keranjang belanja.
6. Kode kupon hanya berlaku untuk Subscribers yuvenil.com

15 Mitos Ibu Menyusui Yang Sering Membingungkan Kita

Banyak mitos ibu menyusui yang beredar di masyarakat, terlepas dari banyaknya literatur ilmiah di luar sana.
Mitos-mitos ini bahkan sering kita dengar dari orang tua atau teman sejak dulu. Namun tidak semuanya benar. Ada fakta-fakta yang harus kita cek terlebih dahulu faktanya.

mitos-ibu-menyusui

Berikut ini adalah 15 mitos ibu menyusui yang sering kita percaya mentah-mentah:

Mitos Ibu Menyusui

1. Kendur

“Payudara saya nanti kendur jika saya menyusui”
Mitos ibu menyusui ini ternyata tidak benar! Menjadi hamil memang menghasilkan beberapa perubahan dalam payudara (tentu, itu bukan mitos). Namun menyusui tidak memainkan peran besar dalam mempengaruhi bentuk jangka panjang dari payudara Anda.
Keturunan, jenis fisik Anda dan kenaikan atau penurunan berat badan yang ekstrem, adalah faktor-faktor yang mempengaruhi bentuk payudara seseorang.

Yang benar adalah, menyusui dapat membantu rahim untuk segera kembali ke ukuran aslinya, menggunakan cadangan fisik sebagai energi pada anak Anda, bertindak sebagai kontrasepsi murni dan secara ilmiah diakui untuk mengurangi kemungkinan sebagian besar kanker payudara.

Jadi untuk para ibu jangan ragu untuk menyusui anaknya karena payudara akan menjadi kendur itu hanyalah mitos yang tidak terbukti kebenarannya.

 

2. Bumbu Masakan

“Kalau lagi meyusui, masaknya jangan pakai bumbu masakan.”
Bumbu masakan, selama tidak menyebabkan alergi, tidak berpengaruh terhadap ASI yang dikonsumsi bayi.
Bumbu bukan pantangan makanan setelah melahirkan.

 

3. Tidak Cukup ASI

“Saya tidak punya cukup susu untuk menyusui”
Mungkin Anda menghabiskan malam tanpa tidur untuk yang satu ini. Kebanyakan ibu menghasilkan susu yang cukup untuk bayinya.
Dalam beberapa hari pertama, Anda akan menghasilkan ‘kolostrum’ dalam porsi kecil, kaya akan vitamin nutrisi, protein, dan perantara penangkal infeksi.
Sampai Anda mulai memproduksi ‘ASI’, kolostrum memenuhi semua kebutuhan anak Anda.

Jika anda ingin ASI melimpah, itu bisa diperoleh dengan mengkonsumsi makanan memperbanyak ASI secara alami, contohnya daun katuk, kurma, kacang hijau, biji-bijian seperti almond dan lain sebagainya.

Selain itu banyak posisi menyusui yang bisa dipelajari untuk memudahkan bayi mendapatkan ASI nya. Jadi tidak benar bahwa seorang ibu tidak mempunyai cukup susu untuk anaknya.

 

4. Mencegah Kehamilan

“Kalau lagi nyusuin jadi tidak bisa hamil kok”
Penyebab sulit hamil karena menstruasi tidak teratur selama 6 bulan pertama, bukan karena menyusui.

 

5. Harus Kerja

“Saya tidak bisa menyusui jika saya harus kembali bekerja”
Anda akan bisa! Sebenarnya, menyusui bayi memberi Anda alternatif khusus untuk menjalin ikatan batin dengan anak Anda, kapan pun bahkan ketika Anda pulang kerja.
Bayi yang diberi ASI diakui lebih sehat daripada bayi yang diberi susu formula. Oleh karena itu banyak ibu yang memutuskan untuk berhenti bekerja untuk fokus memberikan ASI kepada anaknya.

Tetapi di zaman yang semakin canggih ini, ada banyak alat pemompa ASI dengan berbagai tipe yang dikhususkan untuk memudahkan ibu yang bekerja.
Sehingga ibu bisa menyetok ASI nya di dalam kulkas untuk beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan ke depan.
Sekarang ini, banyak perusahaan yang memfasilitasi ibu bekerja yang ingin menyetok ASI nya di kantor seperti menyediakan layanan ruang laktasi bagi ibu untuk memompa ASI secara pribadi.

 

6. Seduhan Kelengkeng

“Banyakin minum seduhan kelengkeng supaya ASI nya banyak.”
Mitos ibu menyusi yang satu ini tidak pernah ada bukti penelitiannya.
Seduhan kelengkeng mengandung alkohol, minuman yg dilarang untuk ibu menyusui, ketika dikonsumsi berlebihan.

 

7. Susu Formula

“Susu Formula yang bagus hampir sama baiknya dengan ASI”
Tidak ada yang bisa mengalahkan kebaikan ASI. ASI menampung sel-sel yang tinggal, membentuk antibodi yang mencegah infeksi, enzim, hormon, dan banyak elemen penting lainnya yang tidak dapat dipunyai oleh perusahaan susu formula mana pun.

Berbeda dengan susu formula, ASI dibuat khusus oleh Tuhan agar sesuai dengan kebutuhan anak Anda setiap saat.
ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. Selain itu ASI mudah dicerna.
Dari segi ekonomi pun ASI tidak mahal karena dihasilkan alami oleh payudara ibu.

 

8. Payudara Kecil

“Payudara kecilmu tidak akan banyak ASI nya”

Mungkin ini mitos ibu menyusui yang paling menjatuhkan mental wanita yang mempunyai payudara kecil.

Padahal kecil besarnya payudara tidak ada hubungannya dengan jumlah ASI yang akan dihasilkan.

 

9. Stop ASI

“Saya harus berhenti menyusui jika anak saya diare atau muntah”
Mitos ibu menyusui ini jelas tidak benar. Justru menyusui adalah solusi yang paling efektif untuk infeksi usus.
Teruslah susui anak anda agar ASI dapat membentuk antibodi atau zat kekebalan tubuh agar anak cepat pulih dari diarenya.
Jika anak anda terus diare, segera konsultasikan ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan dan informasi lebih lanjut.

Jangan langsung berasumsi bahwa jika anak diare atau muntah, anda harus langsung menghentikan ASI nya.
Banyak-banyaklah membaca informasi dari buku, internet atau bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman dari kita.
Selain itu pastikan Anda tahu cara terbaik untuk membedakan antara berbagai jenis kotoran balita, misal dari warna dan bentuk feses bayi, agar kita bisa menganalisis apa yang terjadi pada bayi kita.

 

10. Bersihkan Puting

“Bersihkan dulu puting payudara dengan air, baru menyusui”
Membersihkan puting dengan air dapat menghilangkan kelenjar lemak pelindung puting payudara.

 

11. Cepat Haus

“Seorang anak yang menyusui lebih cepat haus di cuaca panas”
Ini mitos. ASI mampu mengakomodasi semua air yang dibutuhkan anak, dalam kondisi cuaca apa pun.
Pastikan Anda sebagai ibu menyusui juga mendapatkan cairan yang cukup meskipun anda tidak terlalu haus.
Karena apa yang kita makan dan minum, akan diserap oleh bayi kita. Jadi konsumsilah asupan makanan dan minuman terbaik untuk diserap bayi nantinya.
Hidrasi sangat penting untuk menghasilkan ASI yang cukup.

 

12. Mama Baru

“Kalau baru pertama kali punya bayi, ASI nya susah keluar”
Selama 5 hari sebelum keluarnya ASI pada ibu yang pertama kali melahirkan, tubuh ibu memproduksi kolostrum, cairan kental yang si kecil butuhkan.
Fakta asi ini juga sudah dijelaskan di atas.

 

13. Susah Makan

“Kelamaan menyusui nanti jadi tidak mau makan lho.”
Setiap bayi mempunyai saat yang berbeda untuk bisa mulai makanan padat, walaupun rata-rata di usia 6 bulan.
Selama ibu menyapihnya dengan benar, tidak ada masalah untuk tetap menyusui si kecil.

 

14. Masalah Berat Badan

“Sering menyusui memicu masalah berat badan pada anak-anak”
Ini mitos yang salah. Justru sebaliknya, pemberian susu formula yang berlebihan dan menyapih ASI lebih awal biasanya cenderung meningkatkan masalah berat badan anak di kemudian hari.
Bayi yang diberi ASI, belajar untuk mengontrol sampel makanan mereka sendiri dan hanya makan apa yang mereka inginkan.

 

15. Cacingan

“Menyusui sambil tidur nanti anaknya cacingan lho”
Benarkah menyusui sambil tidur menyebabkan bayi cacingan ? Jelas tidak!
Makanan atau minuman yang membuat cacingan, jika di dalamnya terdapat telur cacing.
Di ASI tidak ada telur cacing bukan?

 

Tabel Fakta ASI Dibanding Susu Formula

Item

ASI

Formula

Kandungan

Berubah seiring kebutuhan nutrisi bayi

Ditentukan pabrik susu

Nutrisi

Keseimbangan nutrisi sempurna

Kurang sempurna dibanding ASI

Biaya

Gratis

Tergantung kandungan & merk

Dicerna

Mudah dicerna & diserap

Tidak semudah ASI untuk dicerna

 

Kesimpulan

Itulah beberapa mitos ibu menyusui. Ternyata hampir semua mitos-mitos tentang asi semuanya tidak benar.
Jadilah ibu yang cerdas. Banyak-banyaklah bertanya dan menggali informasi dari berbagai sumber.

Jangan sampai kepercayaan kita terhadap beberapa larangan untuk ibu menyusui tertentu merugikan anak yang berhak mendapatkan ASI ibunya secara eksklusif.
Karena ASI adalah makanan bayi yang disediakan oleh tuhan dan formulanya tidak ada yang menandinginya.

Baca juga cara memanfaatkan waktu istirahat ketika menghadapi pola tidur bayi di yuvenil.com

Jangan lupa share artikel ini ya, supaya semakin banyak para ibu menyusui yang terhindar dari mitos-mitos ini.

Bagikan
Tags: , , , , ,

Tinggalkan Komentar