Yuvenil

Cara Merawat Bayi 0-6 Bulan, Yuk Pelajari !

Bayi baru lahir memerlukan suatu perhatian khusus dalam merawatnya. Cara merawat bayi 0-6 bulan juga perlu keahlian tersendiri karena bayi yang baru lahir tentu belum bisa merawat dirinya sendiri.

Bagi Bunda yang merawat bayi, aktivitas ini adalah sarana yang baik untuk mendekatkan bayi dengan ibu agar terjalin komunikasi yang baik diantara keduanya.

cara-merawat-bayi-baru-lahir-yang-baik-dan-benar
Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Baik dan Benar

Cara merawat bayi baru lahir selain perlu keahlian khusus juga memerlukan kesabaran ekstra karena bayi umumnya belum memahami sepenuhnya apa yang dimaui sang ibu. Maka dari itu kesabaran perlu dipupuk bahkan sebelum Bunda mempunyai seorang bayi.

Jika belum tahu bagaimana caranya, Bunda bisa mulai banyak membaca tahap perkembangan bayi 0 6 bulan atau belajar ke orang-orang yang lebih berpengalaman. Bunda juga bisa membaca artikel cara merawat bayi 0-6 bulan pada ulasan kali ini.

ASI Eksklusif

asi-eksklusif
asi eksklusif

Bayi yang baru lahir memerlukan perawatan ekstra dan kesabaran yang penuh dalam merawatnya. Jika anda termasuk ibu baru, hal pertama yang harus ibu perhatikan adalah asupan gizinya. Bayi baru lahir umumnya hanya mengkonsumsi asi eksklusif saja.

Manfaat asi bagi bayi sangat banyak diantaranya meningkatkan kekebalan tubuh bayi, bayi tidak mudah sakit, nutrisi yang diperoleh lengkap dan kompleks, dsb.

Pada usia tertentu, bayi baru bisa diberi asupan makanan yang lain. Asupan makanan pada saat bayi telah berusia cukup untuk makan harus lebih diperhatikan karena bayi memerlukan asupan makan yang lebih untuk menjaga kesehatan tubuhnya yang masih rentan.

Usahakan beri makan bayi sesuai jadwal dan memenuhi gizi lengkap seimbang agar pertumbuhan bayi semakin baik.

Cara merawat bayi 0-6 bulan lainnya adalah tahu kapan waktunya bayi buang air kecil atau besar. Bayi yang mengalami bak atau bab tapi terlambat dalam menanganinya pasti akan membuat bayi tidak nyaman. Ibu harus tau kapan mengganti popok yang tepat agar bayi tetap merasa nyaman.

Jam Tidur Bayi

jam-tidur-bayi
Jam Tidur Bayi

Selain memberi ASI eksklusif, ibu muda harus tahu jam tidur bayi. Jam tidur bayi berpengaruh besar untuk kesehatan bayi. Bayi yang baru lahir tentu membutuhkan tidur yang ekstra agar kesehatannya tetap terjaga.

Pola tidur bayi 1 bulan biasanya empat belas sampai enam belas jam sehari. Walaupun dia akan lebih banyak tidur, tetapi bayi sudah mulai mengenal siang dan malam.Bunda harus bisa memanfaatkan jam tidur bayi ini. Usahakan ikut beristirahat jika bayi sedang pulas.

Baca juga:  6 Cara Memberi Nama Anak Yang Bagus Agar Tidak Menyesal

Cara merawat bayi 0-6 bulan memang tidak terlepas dari siklus tidur bayi. Jika Bunda sudah tahu pola jam tidur bayi, maka tidak akan terlalu susah untuk Bunda menyesuaikan. Sehingga Bunda bisa tetap berkegiatan dan beristirahat.

Penyebab Bayi Gumoh

penyebab-bayi-gumoh
Penyebab Bayi Gumoh

Bayi sering gumoh? Wajar selama diiringi kenaikan berat badan. Beberapa orang tua akan mengalami rasa khawatir dan cemas saat si buah hati mengalami gumoh. Tidak jarang, orang tua justru panik dengan hal yang dialami bayi tersebut. Padahal jika tahu penyebab bayi gumoh, itu merupakan kejadian wajar yang biasa dialami oleh setiap bayi di dunia ini. Benarkah?

Menurut pakar perkembangan bayi, yakni Prof. Dr M Juffrie, SpA(K), PhD, terjadinya gumoh wajar dialami oleh bayi. Mengingat saluran pencernaan mereka memang belumlah begitu sempurna. Lantas apa yang menjadi penyebab bayi gumoh?

Gangguan pencernaan yang biasanya terjadi pada bayi adalah gumoh. Gumoh sendiri adalah isi lambung si bayi kembali keluar ke area mulut. Hal tersebut merupakan gejala fisiologis normal yang dialami oleh sekitar 70% bayi.

Saat usia bayi bertambah, menjelang usia 6 bulan frekuensi gumoh tidak sesering ketika baru lahir dan saat bayi berusia 1 tahun frekuensi gumoh terbilang jarang. Maka, sikapi dengan wajar gumoh pada bayi Bunda.

Biasanya gumoh dialami bayi beberapa kali dalam satu hari. Seringnya gumoh terjadi setelah bayi minum ASI/ sufor tapi dalam jumlah yang tidak banyak.
Gumoh tidak menunjukkan bayi memiliki gangguan kesehatan. Selama BB bayi tidak menurun. Jika gumohnya itu dibarengi dengan muntah,batuk dan berat badan yang tidak naik-naik, segera cek ke dokter anak langganan Bunda. Cara merawat bayi 0-6 bulan memang banyak serba-serbinya termasuk menangani gumoh ini.

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Cepat Gemuk

Sampai saat ini, masih banyak yang berpikir bahwa bayi gemuk gizinya juga bagus padahal anggapan itu bisa saja salah. Parameter bayi sehat tidak melulu dilihat dari gemuk kurusnya, tetapi dari dia beraktivitas di kegiatan sehari-harinya, aktif, bisa merespons dengan baik dll. Tetapi Bagi Bunda yang ingin mengetahui cara merawat bayi baru lahir agar cepat gemuk, kami juga akan memberi tahu detailnya di bawah ini.

Penyebab Bayi Kurus

penyebab-bayi-kurus
Penyebab Bayi Kurus

Pertama, kurangnya asupan nutrisi bayi menjadi penyebab bayi kurus. Penuhi semua gizi yang diperlukan tubuh bayi dengan memperbanyak minum ASI dan makan MPASI yang sehat.
Menu 4 bintang harus dijadwalkan untuk bayi Bunda. Menu MPASI 4 bintang mencakup protein hewani, protein nabati, karbohidrat ,buah dan sayur yang diperlukan tubuh.

Kedua aktivitas bayi makin banyak seiring bertambahnya usia. Bayi mulai merangkak, berjalan dsb. Bayi kurus tapi aktif itu tidak mengapa.

Baca juga:  Cara Mengatasi Balita Susah Makan

Ketiga mungkin karena bayi sedang sakit sehingga kurang nafsu makan. Faktor ini bisa jadi mempengaruhi BB anak. Cara merawat bayi baru lahir yang baik dan benar memang wajib diketahui orang tua agar anak tidak gampang sakit.

Cara Menaikan Berat Badan Bayi

cara-menaikan-berat-badan-bayi.
Cara Menaikan Berat Badan Bayi

1. Pemberian ASI. Memberikan ASI yang berkualitas harus diperhatikan oleh para calon ibu. Kebutuhan asi bayi baru lahir hingga enam bulan sangat banyak. Oleh karena itu Bunda harus menjaga makanan. Lengkapi gizi dan nutrisi dengan makanan pelancar ASI. Usahakan Bunda tidak stres. Ibu yang bahagia akan menghasilkan ASI yang berkualitas pula.

2. Mpasi yang memenuhi standar WHO dan IDAI harus diberikan kepada bayi yang sudah lulus ASI eksklusif. Buatlah jadwal menu MPASI dengan mengkombinasikan menu 4 bintang. Dengan Bunda membuat jadwal, maka bayi
tidak akan merasa bosan dengan makanannya. Dengah begitu dia pun akan lahap. Selingi dengan menu camilan MPASI agar lebih bervariatif.

Tetapi harus digarisbawahi, Bunda tidak memberikan makanan kepada bayi secara berlebihan. Karena ditakutkan makan berlebih akan menimbulkan obesitas pada anak. Anggapan gemuk sudah pasti sehat harus mulai diganti dengan baik kurus ataupun gemuk yang penting anak kita sehat dan bisa beraktivitas dengan normal.

Yang paling penting justru cara hidup yang sehat baik dalam makanan, pola tidur, dan kebiasaan lainnya. Jadilah orang tua yang bijak dengan memilih dan memilah makanan yang baik dan sehat untuk bayi.

Kesimpulan

cara-merawat-bayi-0-6-bulan
cara merawat bayi 0-6 bulan

Cara merawat bayi 0-6 bulan tidak semudah yang kita kira. Ada banyak hal yang harus dipelajari. Seperti ketika bayi gumoh atau mempelajari jam tidur bayi. Waspadai berbagai penyakit yang rentan menjangkiti si bayi. Bayi yang baru lahir tentu masih lemah daya tahannya sehingga harus ekstra menjaga kesehatan buah hati.

Berbagai macam penyakit dapat menyerang dengan mudah kepada anak. Usahakan selalu jaga kesehatan bayi agar tetap dalam keadaan sehat. Bayi yang baru lahir tentu membutuhkan perawatan ekstra. Cara merawat bayi baru lahir bisa Bunda pelajari baik dari internet ataupun bertanya kepada orang tua atau teman.

Perlengkapan bayi baru lahir juga tidak boleh Bunda lupakan karena itu sangat penting ketika bayi Bunda lahir ke dunia.

Jika Bunda belum sanggup merawat bayi sendiri, Bunda bisa minta tolong suami, orang tua atau kerabat anda. Itulah cara merawat bayi 0-6 bulan yang bisa dipraktekkan di rumah. Selamat mencoba.

Bagikan
, , , , , , ,

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.