Yuvenil

Masuk
  • 00
  • 00
  • 00
  • 00

Dapatkan kode kupon DISKON 10%

Klik di Sini

Dapatkan Diskon 10% dengan memasukan kode kupon: "WELCOME10" saat pembayaran

Selengkapnya

Ketentuan Promo Kode Kupon WELCOME10

1. Kode kupon ‘WELCOME10” adalah diskon 10% untuk pembelian pertama.
2. Kode kupon berlaku sekali pemakaian untuk setiap pengguna.
3. Kode kupon tidak bisa digunakan berbarengan dengan kode kupon lainnya.
4. Kode kupon tidak berlaku untuk produk yang sedang Sale
5. Kupon hanya berlaku jika tidak ada produk yang sedang Sale di dalam keranjang belanja.
6. Kode kupon hanya berlaku untuk Subscribers yuvenil.com

Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Sejak Bayi Dengan Mudah

Kali ini kita akan membahas cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi.
Bagi bunda yang menginginkan si kecil tumbuh menjadi pribadi yang lebih pintar dan cerdas, banyak kok caranya.

cara-mendidik-anak-agar-cerdas-sejak-bayi
Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Sejak Bayi

Agar Bayi Pintar Sejak Dalam Kandungan

Agar-Bayi-Pintar-Sejak-Dalam-Kandungan
Agar Bayi Pintar Sejak Dalam Kandungan

Mau tau caranya Agar Bayi Pintar Sejak Dalam Kandungan? Lakukan program ini saat akan hamil.
Hamil dan memiliki anak adalah saat-saat yang diinginkan oleh setiap ibu di dunia ini.
Selain perkembangan fisik, yang sering ibu lupakan dalam mengamati perkembangan bayi adalah otak si kecil.

Bagian serabut saraf pada otak bayi adalah hal utama di masa-masa awal kehamilan ibu.
Jika makin bagus kualitasnya (serabut saraf otak), maka organ otak bayi juga akan tumbuh dengan sangat baik.
Dampaknya, bayi akan lebih cerdas dalam masa pertumbuhannya.

Inilah awalan penting dari cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi yang akan kita bahas di artikel ini.
Bahwa adanya tabung saraf otak pada bayi adalah sejak awal pembuahan.
Maka idealnya ketika bunda mau punya anak, musti terprogram.

Jangan sampai, baru tahu jika telah hamil ketika usia kehamilan telah menginjak trimester pertama. Gawat bukan?
Padahal tabung saraf otak sudah lama terbentuk.
Ada masa jeda bagi bayi, “tak diperhatikan” oleh ibunya selama 3 bulan.

Ketika hamil, ibu disarankan untuk banyak mengkonsumsi asam folat.
Terutama pada daging berprotein, asam folat terdapat sangat banyak.
Sejak masih sebagai embrio, sebenarnya di saat itulah pada bayi mulai masuk masa-masa emas periode perkembangannya.
Nah, pada periode emas perkembangan otak ini terjadi ketika bayi masih berada di kandungan, sampai dengan usia 2-3 tahun atau setara dengan 1000 hari.

Oleh karena itulah, penting bagi orang tua agar memberikan perhatian yang khusus dan benar-benar serius saat bayinya masih di usia emas tersebut.
Karena apa? Karena di masa itulah, masa yang begitu memengaruhi tumbuh kembang si kecil dan masa depannya.

Waktu Belajar Agar Bayi Pintar 0-6 Bulan

bayi-pintar-0-6-bulan
Bayi Pintar 0-6 Bulan

Banyak orang yang menyukai aktivitas ini, dan barangkali kita juga menyukainya. Tidur.
Ya, utamanya tidur bagi bayi diyakini adalah proses untuk mengingat dan belajar atas apa yang telah ditemuinya.

Barangkali karena inilah, banyak dari bayi-bayi kita yang menghabiskan lebih banyak waktunya untuk kegiatan tidur.
Namun sayangnya, sampai dengan saat ini belum pernah ada peneliti yang secara serius melakukan penelitian untuk benar-benar mengungkap terkait apa manfaat dari aktivitas tidur di usia yang masih dini ini.

Tim peneliti yang berasal dari Inggris, yakni University of Sheffield, dan juga Ruhr University Bochum, negeri Jerman telah mulai serius terhadap hal ini.
Mereka mengamati sebanyak 216 bayi dengan rentang usia 12 bulan lebih.

Dari pengamatan tersebut, mereka memastikan bahwa aktivitas tidur merupakan kegiatan yang paling sering dilakukan oleh seorang bayi di masa-masa awal usianya.
Aktivitas tersebut dilakukannya bukan lantaran ia tukang tidur atau sering dilanda malas.
Ini justru aktivitas yang bisa dibilang penting pada fase awal usianya.

Karena, menurut para peneliti faktor kunci dari daya ingat dan daya kemampuan belajar bayi bermula dari panjang pendeknya jam tidur dirinya.
Para peneliti membuktikan hal tersebut dengan cara mengajari mereka tiga hal baru.
Pada sebanyak 216 bayi dengan rentang usia 6-12 bulan itu, diajak untuk bermain hal-hal baru seperti boneka tangan.

Usai belajar, sebanyak setengah dari bayi tersebut dibiarkan untuk tidur sampai dengan empat jam.
Lalu sisanya, diatur supaya tak tidur ataupun tidur hanya 30 menit saja.
Pada esok harinya, para bayi tersebut didorong supaya mengingat apa yang dia peroleh saat bermain boneka tangan kemarin.

Dan hasil cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi ini sungguh menakjubkan.
Pada bayi yang optimal jam tidurnya, akan dengan mudah mengingat apa yang telah ia dapatkan ketimbang bayi yang sedikit jam tidurnya.
Kata Dr. Jane Herbert yang merupakan dosen di departemen psikologi University of Sheffield Inggris.

Makanan Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

makanan-ibu-menyusui-agar-bayi-cerdas
Makanan Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Hubungan antara ibu dan bayi dapat semakin erat dengan adanya kontak menyusui.
Karena itu memperhatikan makanan ibu menyusui agar bayi cerdas sangat penting
Namun, biasanya ibu memilih untuk memberikan susu formula sebagai tambahan karena kesibukan pekerjaan ataupun alasan produksi ASI nya kurang lancar atau kurang banyak.
Maka dari itu sangat disarankan bagi para ibu untuk mengkonsumsi makanan yang dapat memperlancar produktifitas ASI. Berikut ini 7 jenis makanan tersebut :

1. Aneka Sayuran

Sayuran jelas kaya akan nutrisi yang baik bagi kandungan ASI.
Anda dapat mengkonsumsi berbagai macam sayuran seperti daun katuk, brokoli, labu, kacang-kacangan dan aneka sayuran lain bagi ibu agar dapat memperlancar ASI.

2. Buah-buahan

Selain sayuran, buah juga baik bagi ibu menyusui karena kandungan seratnya yang banyak sehingga dapat menjadi sumber kalori yang sehat bagi ibu.
Aneka buah yang dapat membantu memperlancar ASI adalah apel, pepaya, mangga dan lain sebagainya.

3. Buah Kering

Selain sayuran dan buah-buahan, buah kering seperti kismis dan kurma juga baik bagi ibu menyusui.
Hal ini dikarenakan kandungan kalori yang cukup tinggi pada buah kering tersebut, yang mana dapat membantu membangun kalori di dalam tubuh ibu.
Sehingga dapat menghasilkan ASI yang lebih baik dan lebih banyak.

4. Biji-bijian

Biji-bijian seperti kacang hijau, kacang merah, gandum dan juga beras merah juga baik bagi ibu menyusui untuk membantu meningkatkan produktifitas ASI.
Hal ini dikarenakan biji-bijian mengandung karbohidrat kompleks yang penting untuk bekal ibu dalam menyusui.

5. Ikan

Mengkonsumsi ikan secara rutin juga dapat membantu meningkatkan produksi ASI.
Hal ini disebabkan karena ikan mengandung lemak esensial yang baik bagi tubuh ibu. Untuk menambah cita rasa ikan ketika dimakan, anda juga dapat menambahkan sedikit rempah-rempah ketika memasaknya.

6. Produk Susu

Selain sayuran, buah, biji-bijian serta ikan, produk susu juga sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui karena kandungan nutrisinya.
Hal ini dapat membantu memperlancar produktifitas ASI. Produk susu yang baiknya anda konsumsi adalah susu sapi, yogurt, keju, dan juga mentega.

7. Teh Herbal

Teh dengan tambahan herbal seperti rempah-rempah, jahe, chamomile atau peppermint merupakan minuman tambahan yang disarankan bagi ibu menyusui.
Hal ini lebih disarankan dari pada mengkonsumsi minuman dengan bahan pengawet atau bahkan minuman bersoda.
Selain itu, air kelapa juga dapat memberikan nutrisi yang cukup penting selama anda menyusui.

Ajak Ngobrol Agar Bayi Cerdas dan Aktif

agar-bayi-cerdas-dan-aktif
Ajak Ngobrol Agar Bayi Cerdas dan Aktif

Anak anda mulai mampu mengatakan sesuatu yang anda ajarkan?
Tentunya anda bangga sebagai orang tua.
Ini lho, bunda cara mudah agar Jika ingin si kecil terampil dalam berbicara, ini lho salah satu cara mudah yang bisa anda lakukan sejak dini.
Benarkah mudah caranya? Ya, benar – benar mudah, yakni dengan mengajaknya ngobrol santai secara rutin.

dr. Anne Gracia, seorang praktisi neurosains, menerangkan bahwa stimulasi anak supaya bisa terampil bicara hendaknya dilakukan sedari dini alias hari pertama kelahiran anak.

Bahkan ada yang menganjurkan agar ibu mengenalkan bunyi kepada bayi sejak masih berupa janin di kandungan.
Hal ini dengan mendengarkan musik klasik atau murottal Al Qur’an.

“Stimulasinya bisa dengan mengajaknya ngobrol, mengidentifikasi nama – nama benda, nama – nama orang di sekitarnya serta kosakata – kosakata baru bagi si kecil.
Sekarang ini kan tidak, kebanyakan anak copy paste segala sesuatu yang dia lihat di TV. Itu wajar, karena si kecil tak punya kumpulan kosakata yang cukup apalagi teman untuk ngobrol,” terang dokter Anne.

Dicontohkan oleh dokter, ketika mengerjakan tugas di rumah, anak yang sudah agak besar bisa dikenalkan tentang komputer.
Bahwa ternyata komputer tak sekadar untuk mainan saja.
Tetapi juga melihat huruf, mengetik, dsb.

Mengobrol dengan anak secara santai, selain akan mendekatkan emosi, juga akan melatih anak mengidentifikasi berbagai ekspresi emosi dari orang tuanya.
Dengan begitu, anak akan terlatih mengekspresikan emosi pada waktu dan tempat yang tepat.

“Kepada mereka kita bisa kenalkan ekspresi bingung dan letih, tapi pas di depan mereka ya kita harus mampu memindahkan atau mengendalikan ekspresi pribadi kita.
Jangan paksakan anak agar mengerti kondisi kita” papar dokter Anne.

Bagaimana Cara Mendidik Anak Agar Memiliki Intelegensi yang Baik?

cara-mendidik-anak-agar-memiliki-intelegensi-yang-baik
Cara Mendidik Anak Agar Memiliki Intelegensi yang Baik

Membelikan boneka pada si kecil bisa bermanfaat unutk intelegensi anak.
Di manapun tempatnya, sebagian besar anak perempuan suka terhadap boneka.
Keberadaan boneka, menurut studi terbaru, memiliki fungsi yang tidak sekadar sebagai mainan.
Pada boneka, utamanya karakter manusia, memiliki manfaat lain dalam mengasah ruang imajinasi si kecil.

“Keberadaan boneka yang berkarakter manusia sebenarnya mampu memancing reaksi dari anak anda, juga dapat mengembangkan ruang imajinasinya,” tutur Ajeng Raviando, Psi.
Beliau merupakan psikolog anak di sebuah acara di Jakarta.

“Ketika bermain peran, misalnya saja, adanya boneka bisa menjadi media untuk memahami situasi yang terjadi dengan metode story telling.
Misalnya saat berperan sebagai kakak-adek, maka anda bisa menjadikan boneka sebagai pemeran selain si kecil,” terangnya

Melalui metode story telling yang melibatkan boneka, si kecil juga bisa melatih kemampuannya dalam berkata-kata dan mempergunakan bahasa dalam mengekspresikan ssuatu yang dimaksudkannya.
Saat anak bermain boneka, anda sebagai orang tua sebaiknya ikut mendampingi si kecil.
Ini penting untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan berbahasa (verbal) anak anda, serta daya jelajah imajinasinya.

“Bagi anak-anak amat perlu didampingi oleh orangtua ketika bermain imajinasi. Namun tidak bermaksud untuk membatasi jam bermainnya.
Seperti misalnya perkataan : ‘eh, boneka barbie itu jangan diikat rambutnya’, ‘bajunya jangan yang ini gak cocok’, ‘kenapa kok bajunya miring begini’.

Hindari kata-kata yang demikian.
Tugas anda sebagai orang tua sekedar mendampingi dan memberi kebebasan bagi anak dalam berimajinasi,” tutur Ajeng.

Orangtua pun bisa ikut dalam bermain peran ketika anak bermain boneka.
Seperti misalnya ketika anak bermain salon-salonan, si boneka anak berperan sebagai hair stylist dan ibu sebagai customer-nya. Ini cara efektif dalam mengamati tingkat imajinasi dan kemampuan verbalnya.

Kurangi Menonton Televisi Agar Bayi Aktif dan Lincah

agar-bayi-aktif-dan-lincah
Agar Bayi Aktif dan Lincah

Di rumah anda, apakah ada televisi di ruang keluarga?
Ya, hampir tidak ada yang tidak, di jaman sekarang ini, sebuah keluarga memiliki sebuah televisi.
Jika televisi sekedar menjadi sarana mencari hiburan di tengah aktivitas sehari – hari tak masalah. Tapi nyatanya saat ini?

Saat ini, televisi bukanlah lagi sebagai sarana mencari informasi dan hiburan di tengah kesibukan.
Karena, banyak yang telah menyalahgunakannya saat ini.
Yang paling mencolok adalah pembiaran orang tua dengan membiarkan anak–anaknya menghabiskan banyak waktunya duduk manis di depan TV.

Ini kontra produktif dengan cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi.

Memang kenapa dengan perilaku demikian?
Studi terbaru menemukan bahwa dengan semakin banyaknya waktu bagi anak yang berumur 10 tahun untuk duduk menonton TV, maka hal ini akan semakin sering ia lakukan saat beranjak dewasa nanti.

Dalam studi ini tak tanggung–tanggung, yakni selama kurang lebih 32 tahun lamanya.
Partisipan yang terlibat pun mencapai hingga 9.842 orang yang lahirnya di Skotlandia, Inggris dan Wales.
Jadinya, para partisipan ini diteliti sejak mereka berusia 10 tahun, sampai dengan usianya memasuki 42 tahun. Luar biasa.

Terungkap dari studi itu bahwa 1.546 partisipan yang menonton TV lebih dari 3 jam di kesehariannya pada usia 42 tahun, ternyata sebanyak 83 persennya berkebiasaan serupa saat usianya masih 10 tahun.

Selain itu, anak yang dalam kesehariannya terlalu banyak menonton TV akan berdampak pada prestasi akademiknya yang kurang memuaskan.
Serta, berat badannya cenderung tidak ideal, lantaran kurang bergerak keluar rumah dan adanya pola tidur yang tak teratur.

Menanggapi hal ini, American Academy of Pediatrics memiliki rekomendasi agar setiap anak yang usianya di atas dua tahun, sebaiknya tak diperbolehkan menonton TV atau layar komputer lebih dari dua jam di tiap harinya.

“Di studi ini menunjukkan pada kita mengenai pentingnya peran orang tua dalam upaya membentuk perilaku sehat anak sejak dini. Termasuk dalam hal ini adalah mencegah si kecil menjadi malas bergerak,” kata ketua tim peneliti, yakni Lee Smith

Manfaat Beras Merah dan Kenari Sebagai Makanan Agar Bayi Cerdas

makanan-agar-bayi-cerdas
Makanan Agar Bayi Cerdas

kesehatan bayi memang menjadi prioritas utama bagi sang ibu.
Dimana jika kesehatan bayi normal berarti perkembangan dan pertumbuhannya pula normal.

1. Beras Merah

Ini beberapa manfaat beras merah untuk bayi, yang dimana kita ketahui bahwa beras merah memiliki kandungan yang tinggi.
Sama seperti halnya beberapa vitamin yang sangat di butuhkan oleh sang bayi ketika dalam masa pertumbuhan.

Beras merah sendiri pada jaman dahulu sering kali di konsumsi sebagai makanan pokok selain dari beras putih.
Namun seiring dengan berjalannya waktu kini beras merah kurang di minati selain karena memang posisinya tergeser oleh beras putih yang mendominasi.
Kurang peminatnya beras merah di karenakan kini produksinya sendiri menjadi minim.
Cara lain untuk mendapatkan beras merah adalah anda haru berkunjung ke pedesaan, karena beras merah di pedesaan masih sering kali di budidayakan.

Kandungan vitamin B1, B6 dan B12 yang cukup tinggi, sangat cocok untuk proses perkembangan tubuh bayi.
Karena vitamin tersebut memacu pembentukan energi di dalam sel tubuh bayi.
Kulit ari pada beras merah mengandung zat yang sangat baik untuk perkembangan otak bayi.

Beras merah mengandung mineral cukup tinggi yang dapat bermanfaat sebagai asupan kebutuhan nutrisi bayi.
Ini baik untuk perkembangan dan pertumbuhan rambut, gigi, otot dan tulang pada bayi.

Beras merah memiliki serat yang tinggi sehingga sangat baik untuk pencernaan bayi.
Mengandung zat besi cukup tinggi, yang dapat memenuhi asupan zat besi yang dibutuhkan bayi.
Kandungan zat tiamin pada beras merah yang tinggi sangat baik untuk perkembangan jaringan saraf dan jantung bayi.
Zat fosfor yang terdapat pada beras merah bermanfaat pada perkembangan sistem rangka bayi.

2. Kenari

Berikutnya pada sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi kenari segenggam tiap hari, mampu meningkatkan konsentrasi.
Serta juga meningkatkan memori dan juga kecepatan otak anak dalam memproses semua informasi yang diperolehnya.

Efek positif cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi ini tak hanya terbatas pada anak-anak.
Bahkan di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat, ada beberapa orang dewasa usia 20 tahun lebih dicoba makan kenari secara rutin.
Hasilnya, mereka punya kemampuan lebih baik saat menjalani sebanyak enam tes kognitif.
Pada tes ini sama sekali tak ada pengaruhnya dengan kelamin, usia dan etnis.

David Geffen adalah peneliti kenari ini. Ia berasal dari The University of California, di negara bagian Los Angeles.
Penelitiannya mendapatkan supervisi yang ketat dari banyak dokter Lenore Arab.

Selain manfaat pada kecerdasan, diketahui ada lagi manfaat makan kenari.
Selain tinggi antioksidan, kenari juga kaya akan vitamin dan juga mineral.
Kandungan positif lainnya adalah asam lemak nabati, omega-3 dan juga asam alfa linolenat bagi kesehatan otak.
Diketahui juga, dengan mengonsumsi kacang-kacangan sebagai bagian dari menu diet.
Ini telah terbukti bisa membuat kandungan lemak di dalam tubuh bisa lebih cepat pergi.

Kesimpulan Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Sejak Bayi

Dari beberapa cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi serta manfaat beras merah untuk bayi serta kenari seperti diatas, semua itu wajib anda cermati karena sangat pentingnya pertumbuhan bagi bayi anda.

Nah, sekarang sudah tahu kan bunda cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi? Ada baiknya dicoba dan dipraktekkan di rumah.

Baca juga ya cara toilet training untuk anak 2 tahun

Bagikan
Tags: , , ,

Tinggalkan Komentar